MU Tertinggal di Bursa Transfer, Tapi Bungkam Kritikus Lewat Duo Winger Tajam

Manchester United menjadi sorotan lantaran pergerakan mereka yang terbilang lambat dalam bursa transfer musim panas 2025. Dibandingkan dengan rival-rival seperti Manchester City, Arsenal, Liverpool, hingga Chelsea yang sudah mengamankan lebih dari tiga pemain, MU tampak tertinggal satu langkah.

Di saat klub besar lain sibuk memperkuat skuad, MU justru fokus melakukan “cuci gudang”. Beberapa pemain yang dianggap tidak masuk dalam rencana jangka panjang pelatih Ruben Amorim mulai disiapkan untuk dilepas. Uniknya, sebagian besar dari mereka berposisi sebagai penyerang.

Duo Winger Anyar: Cunha dan Mbeumo Jadi Tumpuan Baru

Di balik perombakan skuad, MU diam-diam mendatangkan dua nama besar di lini depan. Yang pertama adalah Mateus Cunha dari Wolverhampton Wanderers. Pemain asal Brasil itu didatangkan untuk mengisi sektor kiri serangan, menggantikan posisi Marcus Rashford yang kabarnya bakal dipinjamkan ke Barcelona serta ketidakpastian masa depan Alejandro Garnacho.

Cunha tampil mengesankan musim lalu dengan torehan 15 gol dan 6 assist di Liga Inggris, sebuah pencapaian yang melebihi penyerang-penyerang sayap MU musim sebelumnya.

Sementara itu, sektor kanan diperkuat oleh Bryan Mbeumo yang digaet dari Brentford. Pemain asal Kamerun tersebut sukses mencetak 20 gol dan menyumbangkan 7 assist musim lalu. Untuk memboyongnya ke Old Trafford, MU harus merogoh kocek hingga 65 juta euro dan mengikatnya dengan kontrak hingga 2031.

Jika digabungkan, keduanya mencatat total 35 gol dan 11 assist, angka yang luar biasa untuk dua pemain berposisi sebagai winger. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa MU serius membangun ulang lini serang mereka.

Lini Depan Masih Jadi PR: Hojlund dan Zirkee Tak Sesuai Harapan

Meski sukses mendatangkan dua pemain tajam, MU masih menyisakan masalah di posisi striker murni. Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkee yang dibeli pada era Erik ten Hag belum mampu menjawab ekspektasi. Penampilan keduanya dinilai tidak konsisten, dan performa lini depan pun ikut terdampak.

Amorim bahkan dikabarkan siap melepas Hojlund dan membuka ruang bagi striker baru. Ia disebut tengah mencari formula terbaik, baik lewat pemain baru maupun memaksimalkan potensi Zirkee.

Posisi Kiper Juga Belum Aman

Selain sektor striker, posisi penjaga gawang juga menjadi catatan penting. Andre Onana sempat diisukan hengkang, namun masih dipercaya Amorim untuk tampil di laga-laga pramusim. MU sejauh ini belum menemukan sosok yang benar-benar bisa menjadi pesaing sepadan atau pengganti Onana.

Situasi ini bisa menjadi hambatan bagi MU di musim 2025/26, terutama jika penampilan di lini belakang tak mampu menopang kekuatan lini depan yang mulai terbentuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup