Simon Tahamata Ungkap Kriteria Pemain Idaman untuk Timnas Indonesia

Kepala pemandu bakat timnas Indonesia Simon Tahamata ketika ditemui awak media dalam sesi latihan timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.

Skorakhir.com – Kepala pemandu bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, akhirnya membeberkan kriteria pemain idamannya setelah resmi ditunjuk PSSI pada 22 Mei lalu. Tak hanya soal talenta, menurut Simon, pemain yang cocok untuk membela Merah Putih harus punya teknik tinggi, mental juara, dan fleksibilitas bermain.

“Saya mencari pemain yang bisa pakai kedua kaki, punya teknik mumpuni, dan mentalitas pemenang,” ungkap Simon saat menghadiri latihan timnas di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (3/6).

PSSI Siapkan Fondasi Kuat Menuju Piala Dunia 2026

Penunjukan Simon merupakan bagian dari strategi besar PSSI untuk memperkuat struktur pengembangan pemain nasional, terutama menuju Piala Dunia 2026 dan program jangka panjang sepak bola Indonesia.

Sebagai pemandu bakat utama, Simon bertugas menjaring bakat lokal dan diaspora, khususnya dari Belanda, yang punya potensi besar untuk memperkuat Garuda di masa depan.

Visi, Bukan Fisik, Jadi Kunci!

Menariknya, Simon menegaskan bahwa tinggi badan bukan penentu utama dalam seleksi pemain. Baginya, visi bermain dan kecerdasan taktis jauh lebih penting.

“Saya ini pendek, tinggi saya cuma 1,64 meter. Tapi saya bisa bersaing di Eropa karena saya bermain cerdas,” ujar pria keturunan Maluku ini.

Rekam Jejak Simon: Bukti Nyata Kualitas

Karier Simon sebagai pemain bisa menjadi inspirasi. Ia sudah tampil 730 kali bersama lima klub Eropa ternama:

  • Feyenoord
  • VAC Beerschot
  • Ajax Amsterdam
  • Standard Liège
  • Beerschot AC

Dengan catatan 144 gol dan 23 assist, ia dikenal sebagai winger eksplosif yang efisien.

Di level internasional, Simon mencatat 22 caps untuk Timnas Belanda, menyumbang 2 gol dan 1 assist.

Kolaborasi Erat dengan Kluivert dan Tim Pelatih Lain

Dalam menjalankan tugasnya, Simon akan bekerja erat bersama:

  • Patrick Kluivert (pelatih timnas senior)
  • Gerald Vanenburg (timnas U-23)
  • Nova Arianto (timnas U-17)

Tujuannya? Menciptakan kesinambungan, kualitas, dan pengembangan jangka panjang untuk semua level Timnas Indonesia.

“Kami ingin membangun tim masa depan yang tidak hanya kuat, tapi juga cerdas dan bermain dengan filosofi yang jelas,” pungkas Simon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup